Sesungguhnya setelah kesulitan akan ada kemudahan. Tetap Semangat!!. Berusaha dengan seoptimal mungkin. Tidak ada orang yang sukses dengan melakukan cara yang biasa. Lakukanlah hal yang luar biasa.

Minggu, 14 Desember 2014

Perbedaan kalor sensibel, kalor laten dan kalor total

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Pada postingan sebelumnya, yaitu Siklus uap di PLTU , menceritakan bagaimana air dipanaskan hingga menjadi uap dan muncul istilah kalor sensibel, kalor laten dan kalor total. Pada postingan ini, saya akan coba menjelaskan ketiga istilah tersebut. Silahkan disimak yaaa....
 
Diagram pemanasan air

1. Kalor Sensibel
Kalor Sensibel adalah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu air. Bila kita memanaskan air, secara perlahan suhu air akan terus naik dan pada satu titik akan mendidih. Kalor Sensibel bisa dilihat pada grafik diatas, yaitu garis yang semakin naik. Kalor Sensibel bisa dicari dengan menggunakan rumus :
                           Q = m . c. (T2 - T1)
dimana :
m   = massa benda
c    = panas jenis
T2 - T1 = perbedaan suhu

2. Kalor Laten
Kalor Laten adalah kalor yang dibutuhkan untuk mengubah wujud zat, dari es menjadi air, dari air menjadi uap dsb.  Bila air sudah mencapai titik didihnya lalu dipanaskan terus, suhu air tidak akan naik melainkan wujudnya akan berubah. Kalor laten ditunjukkan oleh garis mendatar pada grafik diatas. Kalor laten bisa dicari dengan menggunakan rumus berikut:
                       Q = m .L
dimana: 
m = massa benda
L  = Kalor lebur benda

3. Kalor Total
Kalor Total merupakan jumlah kalor total yang diperlukan dalam suatu proses, misalnya air yang suhunya 20 oC dipanaskan sampai mendidih, artinya ada dua jenis kalor pada peristiwa ini yaitu kalor sensibel dan kalor laten. 

Semoga bermanfaat ya....



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

TAMPILAN :

Teman teman :