Sesungguhnya setelah kesulitan akan ada kemudahan. Tetap Semangat!!. Berusaha dengan seoptimal mungkin. Tidak ada orang yang sukses dengan melakukan cara yang biasa. Lakukanlah hal yang luar biasa.

Kamis, 25 Desember 2014

Cara Kerja Exciter di Generator

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu'alaikum Wr. Wb,
saya akan coba berbagi pengetahuan yang saya miliki kepada teman teman semua. postingan yang saya buat ini adalah tentang cara kerja Exciter di generator. Kita mulai saja ya..

Exciter merupakan alat yang digunakan untuk membangkitkan arus listrik DC untuk disalurkan ke rotor generator. Generator sendiri merupakan perlatan yang berfungsi untuk membangkitkan energi listrik dengan cara mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Pada pembangkit PLTU ataupun pembangkit lainnya, exciter dan generator dipasang 1 poros dengan turbin. Gambar berikut menunjukkan exciter dan generator.

Generator, turbin dan exciter yang terhubung 1 poros

Exciter membangkitkan arus listrik DC dan disalurkankan ke kumparan rotor sehingga timbul medan magnetik.   Ketika rotor diputar akan menimbulkan induksi magnetik di sisi stator. 

Exciter terdiri atas 2 jenis, yaitu:

1. Pilot Exciter
Pilot Exciter merupakan exciter mula yang digunakan untuk membangkitkan listrik AC untuk disalurkan menuju main exciter. Pilot exciter memiliki rotor berupa magnet batang dan stator yang berupa kumparan. Ketika poros turbin bergerak akibat pergerakan turbin, maka akan poros eksiter akan bergerak sehingga menyebabkan poros pilot exciter berputar. Perubahan fluks magnet yang memotong kumparan inilah yang menyebabkan timbulnya arus listrik AC. 

2. Main Exciter
 Main exciter merupakan exciter yang berfungsi untuk membangkitkan arus listrik AC untuk disalurkan menuju rotor generator. Rotor pada main exciter bukan merupakan magnet batang, melainkan kumparan. Konstruksi dari main exciter hampir dikatakan sama dengan konstruksi Generator dimana rotornya merupakan kumparan(armature/winding)
Rotor  dan stator

Listrik AC yang dihasilkan pilot exciter akan diubah terlebih dahulu oleh Regulator AVR untuk diubah menjadi listrik DC. Listrik DC ini lah yang akan digunakan untuk menimbulkan medan magnetik pada rotor. 

Proses eksitasi
Perhatikan gambar berikut ini!
 
sistem eksitasi tanpa sikat 

Pada gambar terlihat pilot exciter yang memiliki rotor berupa magnet batang. Pilot exciter akan menghasilkan listrik AC yang akan disalurkan menuju regulator AVR. Alat ini berfungsi untuk mengubah arus listrik AC menjadi listrik DC. Selain itu, alat ini juga berfungsi untuk mengatur banyaknya eksitasi yang diperlukan untuk disalurkan ke main exciter/generator exciter. Arus DC yang dihasilkan akan disalurkan ke induktor/kumparan (rotor main exciter) sehingga akan timbul medan magnetik pada rotor. Medan magnetik ini akan berputar dan memotong kumparan stator sehingga akan timbul induksi listrik AC. Listrik AC ini akan disalurkan menuju rectifier untuk diubah lagi arus listriknya menjadi listrik DC. Listrik DC ini lah yang akan disalurkan menuju rotor generator sehingga timbul medan magnetik. Perpotongan garis gaya medan magnet didalam generator akan menimbulkan listrik pada stator dan disalurkan ke gardu induk.
Jadi bisa dikatakan main exciter dengan generator memiliki fungsi dan konstruksi yang hampir sama.

Semoga artikel ini dapat membantu ya....


Silahkan baca juga yang ini yaaa...



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

TAMPILAN :

Teman teman :