Sesungguhnya setelah kesulitan akan ada kemudahan. Tetap Semangat!!. Berusaha dengan seoptimal mungkin. Tidak ada orang yang sukses dengan melakukan cara yang biasa. Lakukanlah hal yang luar biasa.

Sabtu, 20 Desember 2014

PENGERTIAN NDT(Non Destructive Test)

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم




NDT(Non Destructive test) merupakan salah satu metode pengujian specimen yang tidak merusak specimen. Dengan begitu, specimen tersebut tidak akan mengalami pemanasan, pemukulan ataupun jenis perusakan lainnya yang akan mengakibatkan perubahan struktur benda tersebut. Jadi, benda sebelum diuji dan sesudah diuji akan mempunyai struktur logam yang sama.
Selain NDT, ada bentuk metode pengujian yang lain yaitu DT(Destructive test). Pengujian ini dilakukan dengan cara menekan,puntir,tarik, ataupun pemanasan. Dengan begitu, specimen yang telah diuji akan mengalami kerusakan
               
MAKSUD DAN TUJUAN
                NDT bertujuan untuk mengatahui seberapa jauh keadaan material masih layak dipakai atau perlu diganti dengan cara mencari crack yang terdapat pada benda kerja. Setelah ditemukannya crack, lalu diambil keputusan antara mengganti peralatan tersebut atau hanya memperbaikinya saja.

MACAM MACAM NDT
Ada berbagai macam metode NDT yang telah diaplikasikan di industry yaitu sbb:
1. Pemeriksaan secara visual dengan mata
2. Liquid Penetrating Test
3. Pengujian dengan magnetic particle
4. Pengujian dengan Eddy Current
5. Pengujian dengan Ultra sonic
Pada bagian ini, saya akan mencoba berbagi tentang metode LPT(Liquid Penetrating Test).

Penjelasan:
-          Liquid Penetrating Test
Metode ini bertujuan untuk mencari cacat terbuka di permukaan pada setiap produk industry yang terbuat dari bahan non pori. Metode ini cocok digunakan untuk bahan magnetic maupun bahan non magnetic. Metode ini menggunakan berbagai macam jenis cairan yaitu:

1. Cleaner
Merupakan cairan pembersih yang diberikan di awal untuk menghilangkan kotoran seperti kotoran, karat ataupun zat lainnya. Cleaner juga digunakan untuk mebersihkan cairan penetrant yang telah disemprotkan pada specimen.
2. Penetran
Penetran merupakan cairan yang digunakan untuk “mengisi” crack yang timbul pada specimen. Penetran disemprotkan ke specimen setelah specimen tersebut telah bersih. Ciri cirri penetran yang biasa digunakan adalah:
a. Mampu masuk lubang/bukaan yang sangat halus
b. Mampu menempel/tinggal pada bukaan/lubang yang dangkal
c. Tdak mudah menguap
d. Mudah dibersihkan dari permukaan
e. Tahan terhadap pemucatan warna
f. Tidak bersifat korosif
g. Tidak berbau
h. Tidak beracun
i. Stabil selama disimpan
j. Mampu tampil dengan cepat dari lubang ke permukaan setelah diberikan developer

3. Developer
Ada 2 jenis Developer, yaitu:
a. Wet Developer
Developer jenis ini cocok untuk permukaan yang halus, cacat yang lebar dan dangkal serta bisa diaplikasikan pada benda uji yang posisinya tidak datar.
b. Dry Developer
Developer jenis ini cocok diaplikasikan pada permukaan benda uji yang kasar, memiliki sudut tajam, berulir dan posisinya datar.
Ketiga jenis cairan ini lalu dibersihkan ataupun dilap dengan kain majun(putih).


Urutan Kerja Liquid Penetrant Testing

1. Bersihkan material yang akan diuji, bersihkan hingga bersih dari kotoran, karat yang melekat, diusahakan hingga permukaan mengkilap (gunakan batu asah / ampelas untuk membersihkannya).
2. Bila permukaaan bersih dan halus, lap dengan kain yang bersih, sampai kering, kemudian semprotkan cleaner, ini gunanya untuk menghilangkan lemak / minyak yang ada pada celah – celah cacat dan seluruh material yang diuji.
3 Semprotkan penetrant pada seluruh permukaan material yang diuji. Warna penetrant ini merah, Tunggu E 15 menit supaya penetrant meresap kedalam seluruh celah – celah cacat.
4 Setelah E 15 menit bersihkan penetrant dengan majun / lap yang bersih, sampai material benar-benar bersih kering, tidak ada warna merah lagi (kalau kurang bersih , nanti akan mengalami kesukaran dalam evaluasi).
5. Selanjutnya semprotkan developer merata ke seluruh permukaan. Warna developer ini putih, kemudian periksalah apakah warna merah itu muncul, itu adalah warna penetran yang ada pada celah – celah cacat., karena ada developer menjadi mengembang. Jadi bisa diketahui adanya cacat, cacat itu bisa berupa retak, luka atau goresan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

TAMPILAN :

Teman teman :