Sesungguhnya setelah kesulitan akan ada kemudahan. Tetap Semangat!!. Berusaha dengan seoptimal mungkin. Tidak ada orang yang sukses dengan melakukan cara yang biasa. Lakukanlah hal yang luar biasa.

Rabu, 10 Desember 2014

Cara membentuk mesh dengan menggunakan Ansys

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu'alaikum kawan kawan semua,
Berikut ini saya akan menshare bagaimana membentuk mesh dari geometri yang telah dibentuk. Berikut ini caranya!



1.      Membentuk mesh
Mesh merupakan pembagian objek menjadi bagian bagian yang lebih kecil. Semakin kecil meshing yang dibuat maka hasil perhitungan akan semakin teliti namun membutuhkan daya komputasi yang besar. Selain melakukan meshing, pada tahap ini juga akan dilakukan “pemberian nama” pada model yang akan disimulasi.
Berikut ini akan ditunjukkan bagaimana melakukan meshing di Ansys Workbench:
   Tampilan awal Ansys Workbench
Pada item Geometry yang ditunjuk anak panah diatas, lakukan klik kanan pilih Properties lalu pada analysis tipe pilih 2D  karena kasus ini merupakan kasus 2D lalu klik kanan lagi pada Geometry lalu klik New Geometry.
Berikut ini tampilan Ansys design modeler:
Tampilan Ansys Design modeler
Lalu klik File à Import eksternal geometry à lalu pilih file nama “bidang luar c 30 cm .step” , lalu klik Generate. Berikut ini tampilan setelah di Generate:
 boundary luar yang telah di import
Selanjutnya, import “rotating region c 30 cm. step”. sebelum mengimport, terlebih dahulu Freeze boundary luar agar tidak menyatu. Caranya  klik ToolàFreeze. Setelah boundary luar “beku”, maka langkah selanjutnya adalah mengimport geometri “rotating region c 30 cm. step”  dengan langkah seperti yang telah dijelaskan diatas. Tampilan akhirnya akan tampak seperti gambar dibawah ini:
 
 Model yang telah diimport ke Ansys Design Modeler
Selanjutnya adalah melakukan meshing. Kembali ke Ansys workbench ,lalu klik kanan mesh, tampilan awalnya ditunjukkan sebagai berikut:
 Model yang akan di meshing
Selanjutnya, klik Mesh,maka akan muncul option di kiri bawah, dan isikan seperti tampilan berikut ini:
 Pengaturan sizing untuk melakukan meshing. Untuk opsi ukuran mesh yang lain, tinggal mengganti parameter yang ada pada gambar diatas
 Lalu klik kanan lagi mesh di outline, lalu klik generate mesh, jika berhasil, maka tampilannya akan tampak seperti berikut:



Tampilan model yang telah di mesh
            Selanjutnya, langkah yang dilakukan adalah “memberikan nama” pada model. Klik Geometry pada outline, lalu klik kiri untuk memilih garis. Nama yang akan ditetapkan ditunjukkan sebagai berikut:

                            
Boundary condition
Sebagai catatan, pemberian nama sewaktu melakukan meshing diperlukan. Kebenaran dari boundary condition tidak diperlukan karena masih dapat diubah di Fluent bila terjadi kesalahan.
            Untuk memberikan  nama, cara yang dilakukan adalah mengklik kanan garis lalu pilih create name selection, lalu isikan nama yang sesuai gambar 24. Gunakan symbol ini   yang terdapat pada toolbar untuk memilih garis, khusus untuk memberikan nama interface, karena terdapat dua objek, maka pemilihannya harus dilakukan satu per satu. Agar lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
 Interface untuk masing masing region
Sebagai contoh, untuk memberikan nama interface pada daerah rotating region, yang di sembunyikan adalah boundary luar begitu juga sebaliknya. Berikut ini ditunjukkan cara menyembunyikan boundary luar:
 cara menyembunyikan boundary luar . Pada outline di sebelah kiri, klik kanan boundary luar lalu suppress body
Setelah tersembunyi, lalu rotating region dapat diberi nama untuk bagian interface. Langkah yang sama dilakukan untuk memberikan nama interface pada bagian boundary luar. Agar lebih mudah dalam pemilihannya, nama diantara kedua interface ini harus dibedakan.  Bila langkah ini telah dilakukan dengan benar , maka akan muncul 2 interface seperti tampak pada gambar berikut ini:
Interface yang telah terbentuk
            Jika telah selesai, langkah selanjutnya adalah mengeksport mesh yang telah terbentuk untuk dianalisa di Fluent. Cara yang dilakukan adalah FileàExport, ganti piihan save as type dengan format .msh. Penulis memberikan nama file dengan nama “meshing turbin angin c 30 cm .msh”.
 Begitulah cara membentuk mesh dengan menggunakan Ansys. Semoga bermanfaat!!!

Indro Pramono

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

TAMPILAN :

Teman teman :